Ada beberapa parameter untuk melakukan setting mode pernafasan pada ventilator. Setiap modus pernafasan memiliki parameter tersendiri sesuai dengan tujuan digunakannya mode tersebut.
Tidal Volume (TV)
Tidal volume yang direkomendasikan oleh ARDS.net antara 4-8 cc/ kgBB ideal. Rumus menghitung tidal volume :
Tidal Volume = 6 s/d 8cc * BB ideal(Kg)
misalnya, dokter Spesialis Konsultan Intensive Care (KIC) ditempat kami bekerja memakai standar 6cc/KgBB, dan berat badan ideal pasien misalkan 60Kg berarti hitungannya menjadi:
TV= 6cc * 60 Kg= 360cc
Pertanyaan:
Seorang pasien perempuan usia 56 tahun di ICU dilakukan intubasi, pasien tersebut mempunyai tinggi badan 154cm dan berat badan 120kg atau obesitas. Nah saat setting mesin ventilator pada tidak volume kita atur berapa?
Minute Volume (MV)
Bila tidal volume merupakan jumlah volume dalam satu kali nafas, maka minute volume merupakan jumlah volume udara yang dialirkan dalam satu menit. Menggunakan rumus:
Pressure Support (Ps)
Pressure support merupakan tekanan bantuan yang diberikan mesin ventilator agar target pernafasan tercapai. Misalkan target tidal volume yang kita setting adalah 360cc, saat pasien dalam periode nafas spontan ternyata tidak mampu menghirup udara sebesar 360cc maka otomatis ventilator memberikan pressure bantuan agar target tercapai.
Fraksi Oksigen (FiO2)
FiO2 atau Fraction Of Inspired Oxygen adalah fraksi oksigen yang dihirup, normal konsentrasi oksigen di udara bebas adalah 21%. Dengan mesin ventilator fraksi FiO2 dapat diatur sampai dengan 100%.
Berdasarkan algoritma, setiap kenaikan 1 liter oksigen yang diberikan, FiO2 meningkat sebesar 4%
(Fuentes and Chowdhury)
contoh: pasien diberikan oksigen sebesar 10lpm (SNR) Berapakah fraksi oksigen yang diterima?
Jawaban: 20% + (4 * 10) = 20% + 40 = 60%
Bagaimana bila pasien dengan Mode CPAP Fio2 40% kemudian dilakukan ekstubasi. Berapa liter oksigen yang harus diberikan?
Jawaban: (40-20) : 4 = 20:4 = 5 lpm
Apabila pasien telah terpasang ventilator dengan FiO2 100% dan hasil AGD telah keluar PaO2 250 Pco2 45. Hitunglah berapa Fio2 yang harus diberikan pada pasien!
Rumus:
Keterangan:
PAO2 : tekanan O2 di alveoli
PaO2 : tekanan O2 di arteri (dapat dilihat dari hasil AGD)
AaDO2 : perbedaan tekanan O2 arteri dengan O2 alveoli
Jawaban
atau 70% fraksi O2 yang dapat diberikan.
Perbandingan PaO2 dengan FiO2
Dengan perbandingan PaO2 dengan FiO2 ini dapat ditentukan adanya masalah dalam paru-paru. Perbandingan PaO2 dengan FiO2 atau disebut indeks Horowitz telah digunakan dalam kriteria Berlin untuk menentukan keseriusan ARDS. Contoh perhitungan PaO2 /FiO2:
Hasil analisa gas darah pasien dengan ventilator yang disetting FiO2 nya 50% mendapatkan PaO2 100mmHg.
FiO2 = 50% = 0,50
PaO2 = 100 mmHg
Rumus PaO2 / FiO2 = 100 / 0,50 = 200 mmHg
Respiratory Rate (RR)
Respiratory rate hendaknya diatur sesuai pernafasan normal. Apabila terdapat kelainan pada hasil AGD maka RR dapat disesuaikan
Rasio Inspirasi dan Ekspirasi (I:E Ratio)
I:E rasio merupakan perbandingan waktu (time) antara inspirasi dan ekspirasi. Normal perbandingan ini pada manusia adalah 1:2, artinya bila seseorang bernafas satu menitnya sebanyak 12 kali maka proses inspirasi dan ekspirasi pernafas adalah 5 detik. Bila perbandingan I:E adalah 1:2, hitungannya menjadi 1,6 detik untuk inspirasi dan 3,4 detik untuk ekspirasi.
RR: 12 x/menit, I:E rasio = 1:2
1, 6 detik untuk inspirasi
3, 4 detik untuk ekspirasi
Positive End Expiratory Pressure (PEEP)
PEEP atau tekanan akhir ekspirasi positif adalah keadaan dimana saat akhir ekspirasi, tekanan jalan nafas lebih besar dari tekanan atmosfer. Jadi ketika pasien menggunakan ventilator maka tekanan pernafasannya menjadi lebih besar dari orang normal.
Dalam ventilasi mekanik, tekanan atmosfer ini akan dijadikan baseline pressure. Maksudnya 1atm atau 1034 cmH2O ini akan di jadikan garis nol. Sebenarnya saat ventilator kita setting Peep +5 maka pressure yang terjadi adalah 1034 ditambah dengan 5 menjadi 1039cmH2O. Itulah mengapa baseline nol ini lebih memudahkan dalam kegiatan dilapangan. Pada gambar dibawah akan mempermudah pemahaman tentang pressure, perbedaan saat nafas normal tanpa PEEP dan pernafasan dengan PEEP.
Pernafasan tanpa diterapkan PEEP dengan baseline nol atau 1034cmH2O berdasarkan tekanan atmosferPernafasan saat diterapkan PEEP sebesar 10cmH2O sehingga dari gris baseline ditambah (+10 cmH2O)
VC
SIMV
CPAP
TV
√
√
Ps
√
√
Fio2
√
√
√
Peep
√
√
√
RR
√
√
Perbedaan setting yang dipakai dalam setiap mode ventilator
Pertukaran gas ini berlangsung secara bertahap yang dimulai dengan ventilasi dan pergerakan gas dari atmosfer melewati jalan nafas sampai ke alveoli di paru- paru. Oksigen dengan cepat berdifusi melintasi membrane alveoli-kapiler sampai ke sel darah merah, yang memungkinkan untuk transpor oksigen ke jaringan
0 Comments