| Bersihan Jalan Nafas Tidak Efektif | D.0149 |
|---|---|
| Kategori: Fisiologis Subkategori: Respirasi | |
| Definisi: Ketidakmampuan membersihkan sekret atau obstruksi jalan nafas untuk mempertahankan jalan nafas tetap paten |
|
| Penyebab Fisiologis 1. Spasme jalan nafas 2. Hipersekresi jalan nafas 3. Disfungsi neuromuskuler 4. Benda asing dalam jalan nafas 5. Adanya jalan nafas buatan 6. Sekresi yang tertahan 7. Hiperplasia dinding jalan nafas 8. Proses infeksi 9. Respon alergi 10. Efek agen farmakologis (mis. anestesi) Situasional 1. Merokok aktif 2. Merokok pasif 3. Terpajan polutan |
|
| Gejala dan Tanda Mayor | |
| Subjektif (tidak tersedia) | Objektif 1. Batuk tidak efektif 2. Tidak mampu batuk 3. Sputum berlebih 4. Mengi, whezing dan/ atau ronki kering 5. Mekonium dijalan nafas (pada neonatus) |
| Gejala dan Tanda Minor | |
| Subjektif 1. Dispneu 2. Sulit bicara 3. Orthopnea | Objektif 1. Gelisah 2. Sianosis 3. Bunyi nafas menurun 4. Frekuensi nafas berubah 5. Pola nafas berubah |
| Kondisi Klinis terkait 1. Gullian Barre syndrome 2. Sklerosis multiple 3. Myastenia gravis 4. Prosedur diagnostik (mis. bronkoskopi, transesophageal echocardiography (TEE)) 5. Depresi sistem saraf pusat 6. Cedera kepala 7. Stroke 8. Kuadriplegia 9. Sindrom aspirasi mekonium 10. infeksi saluran nafas | |
Categories: Diagnosis Keperawatan SDKIKeperawatan
0 Comments